Mesin Fotocopy Canon

//Mesin Fotocopy Canon

Mesin Fotocopy Canon

Mengenal Mesin Fotocopy Canon

Merk dan Type mesin semakain bertambah seiring berjalanya waktu, di Indonesia ada beberapa jenis mesin fotocopy antara lain Ricoh, Kyocera, Fuji Xerox, dan Canon. Nah, yang akan kita bahas disini adalah mesin fotocopy canon saja mulai dari type-type, system, hingga mekanismenya (proses kerja).

mesin-fotocopy-canon

Canon yang memang merupakan produsen alat-alat elektronik seperti Kamera, Printer, hingga mesin fotocopy, di Indonesia paling terkenal untuk usaha fotocopy adalah Canon antara lain type Canon iR 5000, Canon iR 5075 karena terkenal dengan ke-Bandel-annya, hingga mesin tersebut sudah mulai langka pun masih dicari banyak orang, tah hayal jika harganya naik drastis dari 20 jutaan (2011) sekarang di angka 30 jutaan untuk mesin rekondisinya (bukan mesin lokal yang sudah tidak layak pakai).

Type Mesin

Beberapa type mesin fotocopy canon yang terkenal di Indonesia Antara lain:

Mesin Rekondisi Mesin Baru
Canon iR 2018 Canon iR 1024
Canon iR 3530 Canon iR 2520
Canon iR 3570 Canon iR 2525
Canon iR 3045 Canon iR 2530
Canon iR 3235 Canon iR 2545

Dan lain sebagainya…

Dulu di tahun 2000 an para pengusaha fotocopy lebih banyak menggunakan type NP (New Proses) yang merupakan mesin fotocopy analog belum mengusung system Digital (terkomputer), dan yang paling terkenal adalah NP 6650 namun sekarang mesin itu sudah di tinggalkan karena sparepart yang sudah tidak di produksi lagi. Menggantikan NP 6650 masuklah iR 5000/6000 menjadi primadona para pengusaha fotocopy, disamping kekuatan mesin ini juga sudah menggunakan system digital yaitu sudah terdapat komputer di dalam mesin sehingga fiturnya pun bisa untuk Print dan Scan layaknya printer dan scanner yang jadi satu (multifungsi). Pada ahir tahun 2010 iR 5000/6000 sudah mulai langka di pasaran, karena memang sudah tidak di produksi unitnya juga permintaan yang tinggi mengakibatkan mesin ini langka di pasaran, muncul type baru yang siap menggantikan iR 5000/6000 yaitu iR 5075 dengan kecepatan 75 lembar permenit dan Double Scanner yang terdapat pada ADF memberikan kemudahan dalam melakukan fotocopy.

Namun kebanyakan para pengusaha fotocopy masih fanatik dengan iR 5000/6000 sehingga masih banyak yang mencari mesin tersebut walaupun harganya melambung tinggi, harap berhati-hati karena bisa saja penjual mesin fotocopy nakal menjual mesin lokal dengan harga rekondisi yang pastinya kualitas sudah sangat di bawah standar kelayakan.

Proses Kerja

Proses kerja mesin fotocopy bisa berbeda tiap type dan merk namun dengan garis besar yang sama. Disini akan dijelaskan secara singkat proses kerja mesin fotocopy type iR 5000/5075, mulai dari proses pembacaan dokumen, pencetakan gambar, dan proses fixing.

copy-process-pada-mesin-fotocopy-canon

 

Scanning Gambar

Proses pertama pada fotocopy adalah scanning gambar (master) yang akan di fotocopy yang dilakukan oleh CCD dibantu dengan lampu scanner dan mirror yang kemudian di lanjutkan ke laser untuk mengolah citra digital menjadi muatan listrik yang membentuk gambar.

Muatan Listrik

Muatan listrik ini berfungsi untuk membuat gambar semua pada permukaan Drum. Proses ini memadukan antara muatan positif dan negatif sesuai dengan sifatnya. Gambar yang di paparkan oleh laser (berupa muatan) akan di terima oleh Drum yang tsebelumnya sudah mengalir muatan dari Primary Charge, gambar tersebut masih berupa gambar semua dari muatan listrik (tidak kasat mata). Gambar yang di buat akan di atur muatannya oleh Potensial Control agar tidak ada muatan yang kurang atau berlebih.

Supply Toner

Proses selanjutnya adalah menempelnya toner pada drum sesuai gambar yang terbentuk, dikarenakan muatan yang berbeda antara drum dan toner (toner mengandung besi dengan muatan negativ, sedangkan drum bermuatan positif).

Transfering

Setelah toner menempel di drum sesuai gambar, maka proses selanjutnya adalah mentransfer toner ke kertas yang di proses oleh Transfer Charge. Sebelum proses ini, ada proses netralising yaitu proses perenggangan toner dari drum agar bisa menempel kuat di kertas yang diproses oleh Pre-Transfer Charge. Setelah Toner menempel pada kertas, terjadi proses Separating atau pemisahan kertas dengan drum agar kertas tidak ikut putaran drum dan bisa melanjutkan proses berikutnya.

Fixing

Proses terahir adalah Fixing yaitu proses pemadatan toner di kertas yang dilakukan oleh Fixing unit dengan suhu +- 200 derajat celcius. Pada proses ini sering terjadi kegagalan (jam paper) yang di sebabkan oleh beberapa hal, antara lain: Panas yang terlalu tinggi, kertas berkualitas buruk, sparepart sudah mulai rusak dll.

Demikian ulasan singkat mengenai Mesin Fotocopy Canon semoga membantu. Jika ada pertanyaan, kritik dan saran yang membangun silahkan layangkan surat elektronik anda ke info@fotocopy.co.id. Terimakasih.

2016-11-29T04:19:19+00:00 Mei 13th, 2015|Info|Komentar Dinonaktifkan pada Mesin Fotocopy Canon
error: Content is protected !!